Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

12 Soal Bab Hukum Acara Pidana & Jawaban

Soal (Essay) Hukum Acara Pidana

1. Bagaimana proses penyelesaian perkara pidana secara mediasi?

Jawaban: 
Mediasi dalam perkara pidana melibatkan upaya penyelesaian konflik antara pihak yang bersengketa dengan bantuan pihak ketiga yang netral.


2. Apa yang dimaksud dengan tahanan kota dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Tahanan kota adalah suatu bentuk tahanan yang dilaksanakan di suatu lembaga pemasyarakatan di daerah tertentu, biasanya untuk pelaksanaan hukuman kurungan.


3. Jelaskan tentang prinsip keberatan dalam Hukum Acara Pidana!

Jawaban: 
Keberatan adalah upaya hukum yang diajukan oleh pihak tertentu terhadap suatu keputusan atau putusan hakim selama persidangan.


4. Apa yang dimaksud dengan hukuman tambahan dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Hukuman tambahan adalah sanksi hukum yang dikenakan bersamaan dengan hukuman pokok dan dapat berupa pencabutan hak tertentu atau pembayaran denda.


5. Bagaimana pengaturan tentang pembuktian dalam perkara anak dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Pembuktian dalam perkara anak memperhatikan prinsip perlindungan, kepentingan terbaik anak, dan hak partisipasi anak dalam setiap tahapan proses hukum.


6. Jelaskan peran hakim dalam Hukum Acara Pidana!

Jawaban: 
Hakim memiliki tugas dan kewenangan untuk memimpin persidangan, mengambil keputusan, dan menjaga keadilan serta memberikan sanksi hukum yang sesuai.


7. Apa yang dimaksud dengan surat perintah penghentian penyidikan dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Surat perintah penghentian penyidikan dikeluarkan oleh jaksa penuntut umum untuk menghentikan proses penyidikan atas suatu perkara pidana, biasanya karena kurangnya bukti atau alasan hukum tertentu.


8. Bagaimana proses permohonan rehabilitasi dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Permohonan rehabilitasi diajukan oleh mantan narapidana dengan tujuan mengembalikan nama baik dan hak-hak hukum yang hilang akibat eksekusi pidana.


9. Jelaskan tentang asas terbuka dan tertutup dalam persidangan Hukum Acara Pidana!

Jawaban: 
Asas terbuka menjamin transparansi persidangan, sedangkan asas tertutup memberikan kewenangan pengadilan untuk mengadakan persidangan tertutup demi kepentingan keamanan atau kehormatan tertentu.


10. Apa yang dimaksud dengan kewenangan ekstrateritorial dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Kewenangan ekstrateritorial adalah kewenangan pengadilan untuk menangani suatu perkara pidana yang terjadi di luar wilayah hukum negara tersebut, namun memiliki kaitan dengan negara tersebut.


11. Bagaimana proses pembentukan hukuman dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Pembentukan hukuman melibatkan pertimbangan faktor-faktor seperti keberatan, keadaan ekonomi terdakwa, dan karakteristik pelaku saat pengambilan keputusan hukuman.


12. Jelaskan perbedaan antara penyidikan dan penuntutan dalam Hukum Acara Pidana!

Jawaban: 
Penyidikan adalah tahap awal untuk mengumpulkan bukti, sementara penuntutan adalah tahap dimana jaksa memutuskan untuk mendakwa seseorang berdasarkan hasil penyidikan.